PRINT
Bila Si Kecil Kolik
Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah kolik pada bayi. Tapi apa sih sebenarnya kolik itu? Kolik bayi digenapkan menjadi istilah untuk menggambarkan keadaan bayi yang terus menerus menangis dengan berlebihan dan biasanya terjadi pada bayi yang berusia 3 bulan pertama.

Arti kolik sendiri sebenarnya adalah sakit perut yang terjadi secara bergelombang atau spasmodik. Istilah ini kemudian berkembang saat bayi yang berusia 3 bulan pertama menangis terus-terusan dan tidak bisa ditemukan penyebab jelasnya, entah itu lapar, popok basah atau sakit.

Dari sinilah bayi yang menangis berlebihan dianggap sebagai kolik bayi. Penyebab kolik diduga biasanya adalah kejang otot di dinding susu, udara dalam usus ataupun gangguan pencernaan.
Bingung membedakan ia hanya menangis biasa atau kolik? Cek gejalanya...
u
Buah hati Anda sering sekali menangis secara berlebihan, terutama di malam hari? Bisa juga terjadi tidak berapa lama setelah minum atau pada waktu bangun? Bila ia sehat dan segar tapi untuk waktu tertentu, misalnya seperti waktu di atas justru menangis terus, bisa jadi memang ia kolik
u
Bila sedang kolik, seakan segala cara yang dilakukan tidak mempan untuk mendiamkannya
u
Perutnya kembung
u
Kaki diangkat-diangkat dan bayi menjadi kemerahan
What to do?
u
Cek keadaan bayi, jangan-jangan popoknya basah ataupun ia sakit
u
Bila ia menangis, buatlah diam dengan memeluknya erat-erat, diayun-ayun, dimandikan, diberi dot, atau dinyanyikan
u
Keluarkan angin dengan membuatnya bersendawa
u
Bila kolik sering sekali terjadi, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter

Pencegahan

Untuk kolik, sebagai orang tua Anda dapat mencegah terjadinya dengan meminimalisasi atau malah menghilangkan penyebab terjadinya kolik
u
Pastikan besar lubang botol bayi tidak terlalu besar untuk mencegah bayi menelan terlalu banyak udara sewaktu minum
u
Setelah menyusu, buatlah ia bersendawa agar merasa lega
u
Jadwalkan dengan baik waktu minum susu, jangan membuatnya terlalu lama menunggu dan merasa sangat lapar
u
Walaupun capek merawat bayi, tapi orangtua sebaiknya cukup istirahat, karena bayi cukup sensitif terhadap ketegangan yang terjadi pada orang tuanya dan sebagai reaksi biasanya bayi-bayi menangis berlebihan tanpa sebab yang jelas
Nah, jadi perhatikan si kecil ya..