Kiat Menghindari Serangan
Maag di Malam Hari |
|
|
|
 |
Hampir delapan dari 10 penderita sakit maag mengalami gejala-gejala serangan nyeri lambung pada malam hari. Tentu saja kondisi amat tidak nyaman. Malam hari yang harusnya menjadi saat istirahat total ternyata harus diganggu keluhan sakit maag.
|
|
| Ada sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk meredakan keluhan sakit maag yang datang pada malam hari. Berikut tips yang semoga berguna bagi Anda: |
|
z |
Hindari makan dua atau tiga jam sebelum tidur |
| Berbaring dengan perut penuh akan menekan lebih keras katup antara lambung dan tenggorokan (LES, lower esophageal-sphincter), sehingga meningkatkan terjadinya aliran balik asam lambung (refluks). |
z |
Kenakan piyama longgar |
| Pakaian yang menempel ketat di sekitar dada dan perut akan menekan perut, memaksa makanan di lambung naik dan menyebabkan aliran balik makanan ke kerongkongan. Pakaian yang dapat menimbulkan masalah seperti ini adalah sabuk dan pakaian dalam yang berban karet ketat. |
z |
Tinggikan letak kepala saat tidur |
| Berbaring dengan posisi kepala sejajar dengan tubuh akan menekan isi perut terhadap katup LES. Dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan, gravitasi akan membantu mengurangi tekanan ini. Maka tumpuklah bantal di kepala saat tidur. |
z |
Berbaring miring |
Sejumlah studi menunjukkan bahwa tidur dengan posisi miring akan membantu sistem pencernaan. Anda pun terhindar dari serangan sakit maag berulang di malam hari.
|
|
|
| Seandainya keluhan sudah dirasakan sebelum tidur, meminum obat maag sebelum Anda naik ke peraduan dapat mengurangi munculnya gejala maag saat kita tidur. Nah coba, praktikkan. Semoga terhindar serangan maag di malam hari... |
|
|
|