| Agar Sakit Maag Tak Sering Kambuh |
| |
|
|
| Apa rasanya saat sakit maag menyerang, ulu hati nyeri, kadang beberapa orang bahkan harus 'libur' dari aktivitas akibat rasa terbakar (heartburn) di dada? |
 |
Tanyakan pada yang mengalaminya. Sakit maag yang kadang datang tanpa diundang memang menjadi siksaan tersendiri. Bagaimana agar sakit maag tak sering datang? Langkah bijaksana yang dapat dilakukan adalahmenghindari faktor pencetusnya.
|
|
| Sakit maag paling umum disebabkan oleh makanan dan minuman yang memang seringkali menjadi pemicu datangnya nyeri ulu hati. Agar tak diganggu sakit maag, lebih baik Anda hindari makanan-minuman sebagai berikut: |
1. |
Alkohol |
2. |
Kafein (kopi), minuman karbonasi (misalnya coke) |
3. |
Cokelat |
4. |
Buah berasa asam, juga jusnya |
5. |
Tomat dan saus tomat |
6. |
Makanan berbumbu tajam, pedas, produk susu tinggi lemak |
7. |
Pepermint dan spearmint |
|
| Jika daftar makanan-minuman di atas berhasil Anda hindari (minimal dikurangi), segera ikuti dengan perubahan pola makan. Menurut heartburn.about.com perubahan positif pola makan yang membuat Anda dijauhi sakit maag antara lain: |
1. |
Makanlah dalam porsi kecil. Kenapa? Karena lambung yang penuh (saat Anda makan banyak sekaligus) akan memberikan tekanan ekstra pada katup lower esophageal sphincter (LES, katup yang terletak antara lambung dan kerongkongan), sehingga meningkatkan peluang terjadinya aliran balik asam lambung ke kerongkongan (refluks) |
2. |
Hindari langsung tidur dalam 2-3 setelah makan |
3. |
Berbaring dengan lambung penuh hanya akan menekan katup LES yang membuat asam lambung gampang berbalik ke kerongkongan |
4. |
Minumlah banyak air, khususnya setelah minum obat |
5. |
Bagaimana jika sudah melakukan berbagai langkah di atas namun sakit maag tak juga reda? Cobalah konsumsi antasida yang dijual bebas untuk menetralisasi asam lambung seperti Mylanta. |
|
|
| Jika keluhan nyeri lambung belum juga mereda meski sudah mengonsumsi antasida, segera kunjungi dokter! |