|

|
| |
|
Dapur bersih, makanan pun sehat!
Meski slogan ini sering didengung-dengungkan, terkadang kesadaran untuk menjaga kebersihan dapur belum sepenuhnya kita jalani.Tak jarang pula ada beberapa bagian dapur yang luput dari perhatian kita.
Jika kita periksa lebih detil lagi, dapur adalah 'sarang yang nyaman' untuk berkumpul dan berkembangnya berbagai sumber penyakit yang berasal dari makanan.
|
| |
Mengapa kebersihan dapur menjadi begitu penting? Sebab, jika cara penanganan makanan sudah baik dan benar tetapi lingkungan dapur serta peralatan masak tidak terjaga kebersihannya, maka hal ini sama juga dengan 'mengundang penyakit'.
Ada banyak cara mengusir sumber penyakit ini, beberapa tips yang dianjurkan dan yang direkomendasikan oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika) di antaranya adalah: |
|
|
| |
|
|

|
| Untuk saluran pembuangan air, tuangkan beberapa sendok teh soda kue pada bak cuci yang sudah diisi air hingga seperempatnya. Setelah itu, buka penutup bak pencuci supaya air menggelontor saluran pembuangan. Cara ini bertujuan untuk membunuh bakteri sekaligus menghilangkan bau sisa-sisa makanan yang membusuk dan tersangkut pada saluran pembuangan. |
|
|
| |
|

|
| Untuk membersihkan permukaan meja dapur, gunakan cairan pembersih khusus yang mengandung bahan disinfektan (anti bakteri). Sebab, bakteri tidak akan mati jika hanya diusir menggunakan air sabun atau air panas saja. |
|
|
|
|
| |
|

|
| Pastikan kebersihan spon untuk mencuci piring serta lap piring. Kedua benda ini merupakan salah satu tempat persembunyian bakteri yang tergolong sangat aman karena sering luput dari perhatian kita. Sering-seringlah mengganti spon dan lap yang digunakan untuk mengelap peralatan masak dan makan. |
|
|
|
|
|
|
|
|

|
| |
|