|

|
| |
|
Mengolah daging sapi menjadi steak memang sangat mudah, racikan bumbunya pun tak terlalu membuat pusing kepala Anda. Lagipula saat pesta kebun atau picnic bersama keluarga, memasak steak adalah yang paling asyik dan menyenangkan. Meskipun cara mengolahnya sangat mudah, Anda jangan terkecoh karena saat salah mengolah maka hasil tak akan sesuai dengan yang diharapkan. Agar tidak terjebak saat membuat steak, tengok rahasianya!
|
| |
| 1. |
Memasak steak dibutuhkan waktu yang cepat, maka dari itu dibutuhkan potongan daging yang tepat dan mudah empuk. Pilihlah daging sapi di bagian
tenderloin, sirloin atau T-bone. |
|
|
|
| 2. |
Untuk memperoleh citarasa yang prima, pilih daging yang sedikit berlemak. |
|
|
|
| 3. |
Jika Anda membeli daging steak berbentuk potongan, hindari membeli yang potongannya terlalu tipis. Hal ini akan merusak rasa steak karena daging akan terlalu kering. Jika terpaksa Anda mendapatkan daging atau memotong daging terlalu tipis, maka panggang steak dengan cara daging digulung. |
|
|
|


|
|
| |

 |
| 4. |
Diamkan daging steak yang baru keluar dari lemari pendingin beberapa saat. Setelah suhunya mendekati suhu ruang, barulah daging siap diolah. |
|
|
|
| 5. |
Jangan merendam daging dalam bumbu terlalu lama. Sebab, terlalu lama direndam tidak menjamin daging akan terasa lebih sedap. Perendaman cukup dilakukan selama 30 - 60 menit saja. |
|
|
|
| 6. |
Panaskan alat bakaran sampai keluar asap, barulah daging diletakkan. |
|
|
|
| 7. |
Selain diolesi bumbu rendaman saat dibakar, sekali-kali daging juga perlu olesi dengan minyak atau mentega. Citarasanya pasti akan lebih gurih. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|

|
| |
|