Pada bulan puasa, waktu makan kita berubah menjadi dini hari (sahur) dan senja hari (berbuka). Karena itu pilihan makanan selama bulan puasa harus diperhatikan benar agar kita tetap bugar, selera bersantap tidak hilang, dan tentu saja waktu kita untuk di dapur lebih efisien. Untuk itu perhatikan hal berikut ini:
 
Saat Sahur: 
Memasak nasi bisa dilakukan sebelum tidur sehingga tinggal dihangatkan kembali untuk sahur. Jika Anda mempunyai rice cooker (peranti masak nasi), masak nasi begitu Anda terbangun untuk menyiapkan hidangan sahur. Jika Anda mempunyai magic-jar (peranti penghangat nasi) tentu lebih baik lagi karena praktis.
Pilih jenis makanan yang membangkitkan selera, misal aneka lauk kering seperti sambal goreng kering kentang, rendang, dendeng ragi, atau sajian favorit keluarga. Kalau bisa, sajikan pula hidangan yang berkuah seperti sup bakso kuah, atau sup pangsit rebus.

Lebih baik tidak menyajikan hidangan berkuah santan. Minyak yang terkandung dalam santan bisa membuat Anda mual. Jangan menyajikan emping karena menyebabkan rasa pahit setelah disantap. Hindari menyantap hidangan yang berbau amis seperti ikan asin dan udang.
Lebih baik kurang konsumsi karbohidrat seperti nasi atau mi, agar tubuh terasa ringan/tidak penuh, sehingga Anda leluasa melakukan kegiatan sehari-hari.
Akhiri santap sahur Anda dengan yang manis-manis atau yang segar agar badan tetap bugar dan mulut tidak bau. Misalnya: kurma atau madu dan mentimun rebus.
 
Saat Berbuka: 
Awali buka puasa dengan minuman manis hangat. Minuman dingin akan membuat perut yang kosong terkejut. Lanjutkan dengan hidangan manis seperti kurma atau kolak. Disamping merupakan sunnah pun gula yang terkandung dalam makanan tersebut cepat menormalkan kembali gula darah dalam tubuh.
Untuk hidangan berbuka, tentu sesuai selera. Yang penting makan secukupnya saja. Perbanyak menyantap buah-buahan, sayuran, dan minum air putih sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang.
Jangan berbuka terlalu larut, karena tubuh akan menyimpan kalori. Kalau Anda bersantap terlalu malam, jangan heran kalau Anda berpuasa, kok berat badan naik?
 
Saat di dapur: 
Siapkan menu berbuka 2 jam sebelum waktu buka, agar makanan tetap segar. Untuk sajian tumis sayuran, tumislah sedekat mungkin waktu berbuka agar sayuran tidak berubah warna.
Jika membuat makanan kering seperti sambal goreng kering kentang, biarkan uapnya hilang dan makanan menjadi dingin, baru masukkan dalam stoples bersih dan tutup rapat agar tetap renyah.

Jika Anda membuat rendang, setelah rendang dingin, bagi-bagi dalam kantong plastik sesuai jumlah keluarga. Simpan dalam freezer. Bila akan disantap, biarkan dalam suhu ruang dan hangatkan sebentar di atas api sedang atau di microwave.

 

Copyright © 2000, 2001, 2002 clickwok.com. All right reserved.
Saran, komentar dan pertanyaan mengenai website ditujukan ke info@clickwok.com
Powered by ILG Digital Media