.


Jamur termasuk jenis bahan makanan yang banyak penggemarnya, karena tekstur dan rasanya tak kalah dengan daging ayam. Jenisnya beragam dan luwes direka-reka menjadi berbagai masakan yang istimewa dan lezat. 
Tekstur jamur lunak dan mudah rusak sehingga perlu penanganan yang ekstra hati-hati. Sekarang di pasaran sudah banyak juga dijual jenis jamur yang dikeringkan. Jamur yang segar dan kering sama-sama lezatnya, asal diolah dan ditangani secara tepat. Agar tidak kecewa oleh hasil olah jamur, ada serba-serbi yang harus Anda perhatikan:
 
Menyimpan jamur:
Jika membeli jamur segar dalam jumlah yang banyak dan tidak habis dimasak sekaligus, maka simpan jamur dengan hati-hati. Caranya: Bungkus jamur dalam kantong kertas, lalu masukkan dalam kantong plastik dan jangan ditutup. Dengan cara ini jamur dapat tahan disimpan selama 1 minggu di dalam lemari pendingin.

 
Mengolah jamur segar:
Sebenarnya jamur segar tidak perlu dikupas dan dicuci, karena dapat rusak dan aromanya berkurang. Cara membersihkannya: cukup dengan mengelap jamur dengan kain lembab atau tisu yang direndam dalam air yang ditambah sedikit air jeruk nipis. 
Selain itu, warna jamur mudah sekali berubah kecokelatan. Agar jamur tetap berwarna putih bersih, caranya didihkan air yang telah dicampur air jeruk nipis, lalu masukkan jamur dan masak selama 5 menit. Angkat jamur dan rendam dalam air es dan simpan dalam lemari pendingin. Selanjutnya jamur siap diolah. 
 
Mengolah jamur kering:
Jika sulit mendapatkan jamur segar, Anda bisa menggantinya dengan jamur yang dikeringkan. Jamur kering yang berbau apek biasanya disebabkan karena terlalu lama disimpan atau proses pengeringannya kurang baik. Penanganan jamur kering tidaklah sulit. Caranya: Rendam jamur kering dalam air hangat selama 15-30 menit sampai lunak, kemudian tiriskan. Cara ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran atau debu yang menempel dan mengembalikan kesegaran jamur. Jika air perendam jamur terlihat kotor, bilas kembali dengan air hangat sampai bersih. Air rendaman ini selanjutnya dapat dimasak untuk membuat sup, saus atau tumisan.

 
Penting untuk diketahui:
Sebaiknya buang jamur yang jika dipotong mengeluarkan cairan putih seperti susu.
Jika mengolah jamur segar, mulailah dengan mencicipi sepotong kecil jamur. Lakukan hal ini meskipun kita tahu jamur tersebut dapat dimakan.
Penampilan dan bau bukan petunjuk jamur aman dikonsumsi. Jangan sekali-sekali memakan jamur yang belum dimasak. 

 

Copyright © 2000, 2001, 2002 clickwok.com. All right reserved.
Saran, komentar dan pertanyaan mengenai website ditujukan ke info@clickwok.com
Powered by ILG Digital Media