|
|
|
Menyantap masakan khas Indonesia memang membuat ketagihan. Tetapi, untuk memasak sendiri, rasanya segan. "Mesti pakai acara mengulek bumbu
sih, jadi kan repot?", begitu keluh Ratna suatu hari. Bagaimana caranya agar setap kali membuat masakan tradisonal kita tak perlu mengulek bumbu dulu?
Bikin saja bumbu dasar siap pakai! |
|
Secara umum, bumbu dasar dalam masakan Indonesia terdiri dari bumbu kuning yang bercitasa gurih dan bumbu merah yang pedas berselera. Untuk mendapatkan variasi citarasa, Anda tinggal menambahkan bumbu tambahan lainnya seperti daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, jahe, garam, gula merah dan lainnya, sesuai resep yang diinginkan. |

|
|
Memilih bumbu dasar |
|

|
Bumbu dasar
kuning: cocok untuk membumbui gurame acar kuning, pesmol, acar sayuran, tahu dan tempe, dan lainnya. Atau jika untuk membuat opor cukup ditambahkan santan. |
|

|
Bumbu dasar merah: bisa dipakai untuk membuat nasi goreng, bumbu bali, tumis sayuran, gulai, dan sebagainya. |
|

|
Bumbu dasar gabungan: biasanya dipakai untuk membumbui kari yang pedas, aneka masakan seafood tradisonal. |
|
|
 
|
Membuat bumbu dasar
Yang penting diingat, gunakan bahan-bahan bermutu baik agar bumbu bercitarasa prima. Bumbu dasar kuning terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, dan kunyit. Sedangkan bumbu dasar merah terdiri dari bawang merah, bawang putih, dan cabai merah. Haluskan bumbu dasar dalam jumlah cukup banyak, tumis bumbu hingga harum dan matang. Angkat, biarkan bumbu hingga dingin. |
|
Cara menyimpan.
Masukkan bumbu dasar yang sudah ditumis ke dalam botol bekas selai yang sudah disterilkan (dicuci bersih lalu direbus dalam air mendidih). Tutup hingga rapat. Untuk memastikan kebersihannya , Anda dapat merebus kembali dalam air mendidih sebentar. Setelah dingin, simpan dalam lemari es.
Nah, kini kapan saja Anda ingin memasak hidangan tradisonal, bumbu dasar ini siap digunakan! Lebih praktis,
kan? |
|
|