|
Dewasa ini, cara berkomunikasi didalam sebuah keluarga memang telah mengalami sedikit perbedaan. Kesetaraan pendidikan, membuat cara pandang, yang ... more
Banyaknya pembangunan apartemen di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, membuat banyak orang berbondong-bondong untuk membeli atau ... more
|
|
|
|
|
| |
| Bedak Tabur Bayi, Benarkah Aman? |
|
|
 |
Kembali ke masa kecil, mungkin Anda teringat kembali bagaimana bedak bayi tidak pernah ketinggalan dibawa kemana-mana oleh ibu. Bayi memang identik dengan bedak bayi alias talcum powder / baby powder. |
|
Bedak dalam bentuk bubuk tersebut memang seringkali ditaburkan untuk menyerap keringat di badan bayi, terutama setelah bayi berkeringat untuk menghindari biang keringat. Entah itu di leher ataupun pada sela-sela paha agar tidak terjadi ruam popok.
Bila mundur beberapa dekade lagi, orangtua malah kadang menggunakan sagu untuk menghindari ruam pada kulit bayi dan menyerap keringatnya. Saat ini, penggunaan bedak bayi tabur justru tidak dianjurkan lagi oleh dokter anak. |
v |
Apa pasal? |
| |
Karena bentuknya yang tabur dan mudah buyar saat tertiup angin, bedak tabur seringkali mudah terhisap melalui hidung. Bila dibiarkan, tentunya hal ini akan berakibat buruk pada paru-paru bayi. Iritasi pada paru-paru dapat terjadi dan otomatis system pernafasan juga dapat terganggu.
Selain itu, bila Anda terbiasa menaburkan bedak bayi pada daerah kemaluan buah hati Anda, sekitar pangkal paha dan anus, akan lebih baik bila dikurangi. Terlalu sering menaburkan di daerah tersebut, dapat mengakibat penumpukan bedak yang dapat membantu pertumbuhan bakteri. Tentunya karena pada daerah tersebut lebih lembap karena seringkali berkeringat. |
v |
Lalu bagaimana? |
l |
Sebisa mungkin kurangi, atau malah hindari penggunaan bedak tabur bayi yang berlebihan (terlalu sering). |
l |
Gantilah popok ataupun diaper lebih sering dan jangan biarkan ia mengenakannya terlalu lama untuk menghindari kelembapan |
l |
Cucilah daerah tersebut dengan air setiap mengganti popok atau diaper, kemudian keringkan dengan handuk dan pastikan benar-benar kering |
l |
Popok katun akan jauh lebih baik daripada diaper, karena Anda akan lebih mudah mendeteksi kapan sudah harus diganti bila si kecil buang air, yang otomatis tidak akan membiarkannya lembap terlalu lama. |
|
|
| |
|
| |
|
| |
|
|
|