|
Banyak hal yang melatarbelakangi hubungan sepasang kekasih atau suami-istri menjadi sedikit renggang atau terasa hambar. Lebih tepatnya, gelora cinta ... more
Emas memang selalu identik dengan perhiasan, mulai dari kalung, anting, cincin, gelang dan bros. Namun, emas ternyata juga cukup banyak dilirik orang ... more
|
|
|
|
|
| |
Halaman 1 | 2 | 3 | 4
 |
Sejak terpilih menjadi runner up Ibu Cemerlang 2006 Serra mengaku aktif berbagi kiat mengasuh anak yang didapatnya selama menjalani workshop bersama para pakar saat masa karantina pemilihan tahun lalu.
|
|
"Saya berbagi apa saja, manfaat ASI Eksklusif misalnya. Kebanyakan para ibu tidak tahu bahwa memberi ASI saja selama enam bulan pertama kehidupan bayi amat penting dalam menjaga imunitas tubuh anak," ujarnya.
Berdasar pengamatannya, para ibu memilih 'menyambung'ASI dengan formula dengan alasan bekerja sehingga ASI tak mencukupi.
"Padahal kalau tahu kiatnya, kita tetap bisa memberi ASI eksklusif selama 6 bulan meski bekerja lho," ujar Serra.
Sedangkan Aretha Aprilia, pemenang pertama Ibu Cemerlang 2006, berbagi kisah dalam mengasuh buah hatinya, Akhtar Avatara (11 bulan). Dalam esai yang dikirimkan kepada panitia pemilihan Ibu Cemerlang 2006, Aretha menerapkan trik Medutainment agar Akhtar makan dengan lahap.
"Saya mengajaknya bicara, menirukan suara binatang atau bermain dengan boneka tangan. Saya berharap suasana kasih sayang akan membuat Akhtar menyukai saat-saat makannya," ujar mantan Gadis Gemilang (2007) versi sebuah majalah remaja, yang kini berada di Thailand dan menjadi penulis di UN Bangkok. Aretha sangat percaya bahwa nutrisi yang baik sangat ditumbuhkan bagi tumbuh kembang anak.
Tampaknya upaya Aretha berbuah manis. Kini Akhtar semakin besar dan jarang sekali sulit makan, berkat kreasi Aretha sebagai ibu yang rela 'bersusah payah' agar acara makan anak menjadi momen yang ditunggu-tunggu. |
z |
Tidak Hanya Makan, tapi Juga Harus Bergizi |
|
| Memberi makan si kecil tentu tak asal kenyang, namun juga harus diperhatikan asupan gizinya. Tuti Soenardi menyatakan selama masa tumbuh kembang, bayi dan balita membutuhkan makanan yang cukup, baik kuantitas maupun kualitas dalam takaran sesuai usia. Hal ini tak boleh diabaikan karena gizi yang baik sangat penting bagi pertumbuhan bayi, teruma usia satu sampai lima tahun. |
| Balita mengalami pertumbuhan yang cepat, sehingga kebutuhan 4 sehat 5 sempurna (karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin) harus terpenuhi. Di usia itu khususnya, anak membutuhkan lebih banyak protein untuk sel otak yang tengah berkembang dan akan mencapai kesempurnaan saat usia 4-5 tahun. Makanya stimulasi otak di masa itu penting artinya untuk kecerdasan anak. |
 |
|
Bagaimana jika anak menolak menu baru? Menurut Tuti hal ini dapat diatasi dengan memperkenakan menu baru itu secara bertahap tanpa meninggalkan menu lamanya. Ulangi langkah yang sama di waktu lain hingga si anak siap menerima menu barunya. Selain itu, membiasakan anak makan bersama di meja makan bersama anggota keluarga yang lain akan memancing minat anak untuk mencoba menu baru yang dikonsumsi ayah, ibu atau saudaranya.
"Anak itu peniru ulung. Dia akan mengikuti apa yang dilakukan orang di sekitarnya, termasuk hal makanan. Makanya orangtua harus menjadi role model bagi anak, dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur-mayur dan buah," ujar Tuti.
Untuk anak usia satu tahun, dia umumnya sudah bisa dilatih mandiri untuk makan. Tempatkan dia di kursi khusus makan dengan sabuk pengaman.
"Biasakan anak ikut makan bersama keluarga di meja makan agar dia kenal pola makan yang baik. Sebaliknya, jangan membiasakan anak makan sambil berlarian," saran Dr. Reni.
Jika ternyata makanan si kecil berceceran di mana-mana,"Biarkan saja, itu sebagai proses belajarnya. Jangan dimarahi karena anak malah akan takut," ujar Dr. Reni. |
z |
Tanda-tanda si Kecil Siap Makan |
|
| Bayi yang siap mengonsumsi makanan padat menunjukkan tanda-tanda khusus yang gampang dikenali. Apa saja? Berikut di antaranya: |
1 |
Mampu menahan kepala agar tetap tegak |
2 |
Menunjukkan perhatian terhadap makanan |
3 |
Mulai membuka mulut saat sendok mendekati mulut |
4 |
Mampu menelan makanan padat |
5 |
Memalingkan muka begitu merasa kenyang |
|
 |
z |
Cukupkah Asupan Gizi Anak? |
|
| Untuk mengetahui apakah anak berkembang dengan baik atau tidak, ibu tak harus ke laboratorium untuk melakukan tes yang rumit. |
 |
| "Untuk mengukur apakah si kecil bertumbuh sesuai dengan usianya, cukup ukur berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala setiap bulannya, selanjutnya cocokkan dengan grafik di Kartu Menuju Sehat yang biasa didapat saat memeriksakan si kecil ke rumah sakit atau Puskesmas," ujar dr. Lineus Hewis, SpA. |
|
|
Sebagai patokan, lanjut dr. Lineus, pada bayi yang normal usia 0-3 bulan pertambahan lingkar kepalanya 2 cm/bulan, anak usia 3-6 bulan bertambah 1 cm/bulan, usia 6-12 bulan naik 1/2 cm/bulan, setelah 12 bulan hingga 2 tahun pertambahannya 1/4 cm/bulan. Setelah usia tersebut, pertambahan lingkar kepalanya 1 cm/tahun..
"Jadi dalam tiga bulan pertama lingkar kepala bayi yang normal bertambah 6 cm," ujar dr. Lineus.
Sebagai catatan, rata-rata lingkar kepala bayi sekitar 34-35 cm. |
z |
Ingin Menjadi Ibu Cemerlang? |
|
Jika Anda merasa memiliki kreativitas tinggi dalam menciptakan suasana makan menjadi hal menyenangkan bagi Anda dan buah hati yang berusia 6-12 bulan, sebaiknya tidak melewatkan pemilihan NCIC 2007
Siapa tahu Anda berkesempatan menjadi Duta Nestlé Cerelac Ibu Cemerlang 2007 dengan tema Medutainment "Langkah Awal untuk Mendukung Tumbuh Kembang Si Kecil" dan memenangkan hadiah menarik sambil menimba ilmu yang berguna untuk pengasuhan buah hati.
Pendaftaran dibuka mulai 1 Juni-31 Juli 2007. Info selengkapnya bisa dilihat di www.ibucemerlang.com
|
|
|
| Tuangkan kreativitas Anda, tularkan informasi berguna ke para ibu lain agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadia anak sehat, cerdas, berbakat dan kreatif! |
|
| |
|
| |
|
|
|