news
Sep 9th, 2010
Thu, 11:11 pm
 
Presiden Gelar "Open House" Pada Lebaran Pertama
Jalur Nagreg Mulai Padat
Pemerintah Kucurkan Dana Bantuan 3 Miliar Untuk Bencana Sinabung
Gunung Sinabung Meletus Lagi
H-8 Panturan Mulai Padat
Irak Berdaulat Lagi
Kemenkes Kirim 30.000 Masker Untuk Pengungsi Sinabung
Gunung Sinabung Sempurkan Asap Hitam Lagi
Puting Beliung Rusak 27 Rumah
42 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat di China
Palestina Kutuk Aksi Bongkar Masjid Oleh Israel
Indonesia Percepat Perundingan Perbatasan Wilayah
Lagi, Ledakan Gas Elpiji Lukai Satu Orang
Bush Tolak Kometari Rencana Pembangunan Masjid di Dekat WTC
Hawa Panas Diduga Sebabkan Ribuan Warga Moskow Meninggal Dunia
 
 
 Gubernur Bali Surati Empat Menteri

DENPASAR - Terkait dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932 yang jatuh pada tanggal 16 Maret 2010 mendatang, Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah mengirimkan surat kepada empat menteri perihal penutupan Bandara Ngurah Rai dan empat pelabuhan laut selama pelaksanaan Nyepi berlangsung.

"Surat tertanggal 29 Desember 2009 itu dikirim kepada Menteri Perhubungan, Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri dan Menkominfo," kata I Made Santha, selaku Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Provinsi Bali, seperti yang dikutip dari Antara.

Menurut Made, tembusan surat tersebut juga disampaikan kepada seluruh instansi pemerintah dan swasta di Pulau Dewata, supaya ikut mendukung dan menyukseskan "Tapa Brata Penyepian" yang berlangsung selama 24 jam, mulai pukul 06.00 WITA pada 16 Maret 2010, sampai 06.00 WITA keesokan harinya.

Selain itu, surat edaran Gubernur Bali nomor 003.2/22488/DPIK oleh pihak Bandara Ngurah Rai sejak awal juga telah disebarluaskan kepada seluruh penerbangan asing dan juga penerbangan domestik.

Made juga menyampaikan harapannya kepada biro perjalanan wisata agar dalam memasarkan paket wisata ke mancanegara dapat menyebarluaskan tentang pentingnya Hari Suci Nyepi bagi umat Hindu.

Saat perayaan Nyepi berlangsung, umat Hindu akan berdiam diri didalam rumah untuk melaksanakan "Tapa Brata Penyepian" yang meliputi Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Karya "Tidak bekerja" Amati Lelungan (tidak bepergian) dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang). (Dee)


 

 

 

 

 

 

 

 

 
 
Search Article    
 
By:
PT. Informasi Lintas Globalindo
Jl. Pengadegan Timur Raya No.24 A, Jakarta Selatan, Jakarta 12770
Indonesia Phone : (6221) 7991056 Fax : (6221) 7991057
E-mail : general@shphanyawanita.com
marketingdept@shphanyawanita.com