|
Dewasa ini, cara berkomunikasi didalam sebuah keluarga memang telah mengalami sedikit perbedaan. Kesetaraan pendidikan, membuat cara pandang, yang ... more
Banyaknya pembangunan apartemen di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, membuat banyak orang berbondong-bondong untuk membeli atau ... more
|
|
|
|
|
| |
|
|
Mengapa Pria Lebih Bau Badan Ketimbang Wanita? |
|
Pada bagian terdahulu sudah dibahas mengenai bau badan serta faktor penyebabnya. Sekarang kita akan ungkap mengapa bau badan pria lebih 'menohok' ketimbang wanita. Tentu, kami berikan solusi untuk mengenyahkan si bad odor ini. |
 |
Mengapa laki-laki cenderung lebih bau ketimbang perempuan? Salah satu alasan kenapa laki-laki lebih bau ketimbang perempuan adalah kadar testosteron yang lebih tinggi, karena hormon ini mempengaruhi produksi keringat apokrin. Selain itu, umumnya laki-laki kurang menjaga kebersihan dibanding wanita (meski tak semua lho), termasuk frekuensi mandi dan ritualnya. | |
|
Pria paruh baya memproduksi sebuah substansi yang disebut noneal, yang menambah produksi bau badan, namun wanita juga menghasilkannya. Jadi semuanya tergantung dari higiene setiap individu.
Laki-laki juga diciptakan 'slebor' dari sononya, mereka cenderung mengenakan pakaian yang sama untuk jangka lebih lama, tanpa dicuci dulu! mencuci pakaian penting artinya lho. Meski tubuh bersih tapi pakaian tidak, ya sama saja.
Alasan lain mengapa pria cenderung menguarkan bau lebih heboh ketimbang perempuan adalah karena umumnya pria lebih aktif. Perempuan sebaliknya, meski sama-sama bekerja, mereka tetap melakukannya dengan kalem tapi selesai. |
|
|
Satu lagi, wanita juga jarang olahraga ketimbang pria. Pelari pria cenderung berkeringat berlebih karena membesarnya pori-pori akibat sering dipakai. Jadi jangan heran jika pria yang banyak melakukan aktivitas fisik cenderung lebih bau badan |
 | |
|
Jadi, bagaimana cara mengatasi bau badan? |
|
1. Rajin mandi Mandi adalah langkah awalyang bagus, juga urusan cuci pakaian. Mandi dengan pancuran lebih baik dibandingkan berendam, karena selama air memancar, lebih banyak kotoran dan bakteri terbuang dari badan dengan aliran air yang konstan. |
|
|
2. Pakai deodoran/antiperspiran Sejumlah deodoran hanya menutup bau badan, tapi sebagian lain ada yang bekerja memerangi bakteri. Deodoran yang paling efektif adalah yang mengandungseng dan aluminium. Kedua elemen ini dikenal untuk memerangi bakteri penyebab bau badan.
Antiperspiran bekerja dengan cara menyumbat kelenjar keringat, jadi bakteri tak dapat berinteraksi dengannya. Sabun antibakteri juga membantu membunuh kuman-kuman. |
|
|
3. Nutrisi yang tepat Mengurangi asupan kafein mengurangi bau badan. Kopi, kola, coklat dan makanan lain yang mengandung kafein berperan pada bau badan karena mereka ini merangsang kelanjar keringat apokrin (tahu kan, bakteri sangat suka pada keringat yang banyak mengandung lemak)
Banyak minum cairan menjaga kelenjar keringat ekrin tetap aktif, hal ini mengurangi keringat apokrin, yang pada akhirnya meminimalisasi bau badan. |
|
|
4. Boric acid Salah satu produk terbaik untuk mengatasi bau badan namun kurang dikenal luas adalah asam borat (boric acid). Padahal bahan ini murah dan kerjanya bagus. Cukup oleskan pada bagian tubuh yang dimaksud segera setelah mandi. Asam borat akan melambatkan menyebarnya bakteri. Jangan gunakan terlalu banyak karena akan menyebabkan iritasi. |
|
|
5. Terapi lain Jika bau badan tak mau pergi juga dengan berbagai cara di atas, ada sejumlah produk yang dapat mengatasinya, namun harus dengan resep dokter. Perlu diingat, munculnya bau badan yang berlebihan bisa jadi disebabkan oleh infeksi jamur. Jika keringat di luar kendali, ada terapi yang dinamakan iontophoresis yang dapat mengikat pori-pori keringat selama beberapa bulan menggunakan listrik. |
|
Nah, sekarang tahu dong bagaimana mengatasi bau badan yang memalukan ini? | |
|
|
|
| |
|
| |
|
|
|