|
Banyak hal yang melatarbelakangi hubungan sepasang kekasih atau suami-istri menjadi sedikit renggang atau terasa hambar. Lebih tepatnya, gelora cinta ... more
Emas memang selalu identik dengan perhiasan, mulai dari kalung, anting, cincin, gelang dan bros. Namun, emas ternyata juga cukup banyak dilirik orang ... more
|
|
|
|
|
| |
|
Berdamai Dengan Diri Sendiri
|
Tidak semua orang bisa mendeskripsikan dirinya sendiri. Kalau pun bisa, justru hal itu akan dianggap sebagai bentuk "promosi" diri, atau jaman sekarang sering disebut dengan narsis.
Karena takut dibilang narsis itulah, tidak sedikit orang yang mau menggambarkan bagaimana dirinya yang sebenarnya. Kalaupun, toh, harus, barangkali hanya secara garis besarnya saja, atau bahkan malah merendahkan diri sendiri. Padahal ia memiliki potensi besar dalam dirinya yang bisa membawanya pada sebuah keberhasilan yang didambakan selama ini.
Sikap yang demikian juga bisa didefinisikan sebagai bentuk rasa tidak percaya diri. Dan jika sikap tersebut terus menerus dipertahankan, karena alasan apapun, bisa-bisa justru malah menghambat eksistensi dalam dunia kerja, dan berimbas pada kehidupan sosial dan keluarga.
Mencoba berdamai dan bersahabat dengan diri sendiri, adalah langkah awal untuk mulai mencoba menjembatani antara perasaan dan pikiran, dimana keduanya harus berjalan seimbang, sehingga akan mengeluarkan ucapan yang sama dengan apa yang sedang kita rasakan dan pikirkan. |
Jujur dengan diri sendiri |
Bersikap jujur dengan setiap kelebihan dan kekurangan yang kita miliki merupakan sikap yang adil untuk diri kita sendiri. Dimana bersikap rendah diri boleh saja dilakukan, namun jika terus menerus merendahkan diri, maka bisa berimbas pada sudut pandang orang lain, termasuk bos, terhadap Anda, yang mungkin akan beranggapan bahwa Anda adalah sosok seperti apa yang Anda gambarkan, dan bukan Anda yang sebenarnya dengan kemampuan yang sama atau melebihi orang lain.
Apakah itu suatu kesombongan? Tentu saja tidak. Asalkan Anda tidak melebihkan dan juga tidak mengurangi dengan kenyataan yang ada, maka Anda juga memiliki hak yang sama untuk berbangga dengan diri sendiri, sesuai dengan porsinya. |
|
|
Pernahkah Anda bercermin dengan kondisi wajah yang lelah, stres dan penuh dengan pikiran-pikiran yang mengganjal? Pastinya secanggih atau semahal apapun produk kecantikan yang Anda pakai, tidak akan bisa menutupi mimik wajah Anda saat itu.
Sesekali bersikap santai dan meninggalkan semua kepenatan akibat kesibukan Anda untuk sementara waktu adalah pilihan yang bijak untuk mengembalikan kondisi fisik dan jiwa Anda menjadi lebih baik lagi. Dengan kata lain, Anda pun butuh penyegaran setiap kali Anda sedang dihadapkan pada kebuntuan pikiran, perbuatan dan juga perkataan.
Jadi tidak perlu selalu bersikap serius dalam menyikapi segala sesuatunya yang sebenarnya bisa disikapi dengan santai atau dalam suasana yang lebih rileks. |
|
|
Tidak semua orang memiliki sikap atau pemikiran yang sama dalam menyikapi segala sesuatu. Namun akan lebih baik, jika dalam menyikapinya turut dibarengi dengan pemikiran yang positif dan pandangan yang terbuka. Dengan begitu, hidup akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. (Dee) |
|
| |
| |
|